Tampilkan postingan dengan label Review VGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review VGA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juli 2012

AMD Akan Merilis VGA HD 7950 GHz Edition


Performa GeForce GTX 670 memang membuat ketar-ketir dua graphics card kelas atas milik AMD, HD 7970 dan HD 7950. Bagaimana tidak? graphics card dengan kisaran harga US$399 ini mampu membuat selisih performa cukup jauh dengan HD 7950 yang memiliki kisaran harga US$379. Bahkan di game tertentu GTX 670 mampu membuat HD 7970 yang memiliki harga lebih tinggi berkeringat dingin. Ulasan lengkap mengenai performa GTX 670 dapat Anda lihat di artikel berikut ini.

Tidak mau menyerah, AMD pun tidak tinggal diam dengan mempersiapkan graphics card terbaru untuk bersaing dengan GTX 670, HD 7950 GHz Edition. Graphics card ini tetap akan menggunakan chip GPU Tahiti Pro dengan spesifikasi 1792 Stream Processor, 112 Texture Units, dan juga 32 ROP Units. Meskipun begitu, AMD akan melengkapi graphics card ini dengan clock GPU lebih tinggi yaitu sebesar 1000 MHz atau 1GHz, terjadi penambahan sebesar 200 MHz. HD 7950 GHz Edition akan dilengkapi feature terbaru graphics card AMD yaitu PowerTune with Boost. Diperkirakan HD 7950 GHz Edition akan di tempatkan di kisaran harga seperti GTX 670 yaitu $399.
Dengan perilisan HD 7950 GHz Edition akankah persaingan seru graphics card high-end antara AMD dan NVIDIA kembali berlanjut? Lalu bagaimanakah dengan performanya? Mari kita lihat jawabannya dalam waktu beberapa bulan ke depan.

Sumber: http://www.jagatreview.com/2012/07/amd-akan-merilis-vga-hd-7950-ghz-edition/

Jumat, 06 April 2012

Review VGA Gigabyte GV-R777OC-1GD

Menggunakan strategi “mencuri start” dengan terlebih dahulu mengimplementasikan teknologi terbaru, 28nm, tampaknya memberikan berbagai advantage untuk AMD dibandingkan dengan sang kompetitor “kubu hijau”, yang baru saja merilis produk terbarunya. Walaupun AMD harus mengakui keunggulan NVIDIA untuk seri teratasnya, “Kepler” GTX680, saat ini AMD sudah terlebih dahulu memenetrasi pasar dan memiliki berbagai varian yang cukup lengkap untuk produk graphics card. Mulai dari seri High End, Tahiti; Sweet Spot/Mainstream, Pitcairn; dan Mainstream/Entry, Cape Verde; yang dapat menjadi pilihan untuk para user sesuai dengan kebutuhannya.

Produk yang akan kami review kali ini adalah Gigabyte HD 7770 dengan kode GV-R777OC-1GD. VGA ini dapat menjadi pilihan para mainstream user yang memiliki budget menengah. Harga dari produk ini tidak terlalu “mencekik”, tetapi mampu menawarkan performa yang mumpuni untuk berbagai game terbaru saat ini. Gigabyte HD 7770 tersebut hadir dengan solusi desain non-reference, baik dari segi desain board maupun pendingin. Dari kode yang digunakannya, diketahui kalau graphics card ini sudah memiliki clock pre-oc atau factory overclocked.
Sebelum melihat hasil pengujian dari Gigabyte HD7770 ini, mari kita lihat spesifikasi dari produk ini.

Platform Pengujian Gigabyte Radeon HD 7770 (GV-R777OC-1GD)

  • Processor : Intel Core i7 930 @4 GHz (200×20)
  • Motherboard : LGA1366 Chipset Intel X58+ICH10R
  • Graphics Card : NVIDIA GTX 500 & GTX 400 Series, AMD HD 7000, HD 6000 & HD 5000 Series
  • Memory : 3x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.64 V)

  • Storage : Kingston SSDNow V+ Series 64 GB, Kingston SSDNow V Series 30 GB
  • Power Supply : Corsair AX1200

  • CPU Heatsink : Corsair H100 (Fan Speed Maximum)

  • Casing : Corsair 500R
  • Monitor : LCD Monitor 1920×1080
  • Input : Standar Keyboard and Mouse
  • OS : Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver : Catalyst 8.932.2 (HD 7700), 8.921.2 (HD 7900), 11.5; Forceware 275.33

Spesifikasi Gigabyte Radeon HD 7770 (GV-R777OC-1GD)


Secara default, AMD Radeon HD 7770 sudah datang dengan menggunakan clock yang sudah tergolong tinggi, yaitu 1GHz. Berkat penggunaan fabrikasi terbaru, 28nm, kini clock dengan angka di atas 1GHz tidak lagi menjadi hal yang sulit untuk diimplementasikan. Gigabyte ingin menggunakan clock yang lebih tinggi lagi dari 1GHz untuk produk HD 7770 miliknya ini. GV-R777OC-1GD menggunakan core clock 1.1 GHz dan memory clock 5000 MHz (efektif) yang kami perkirakan akan mendongkrak kinerja keseluruhan dari graphics card ini.
Sebelum mengujinya lebih lanjut, mari kita lihat apa saja yang mampu ditawarkan dari produk Gigabyte HD 7770 ini.

AMD HD 7770 Feature

  • Microsoft DirectX 11.1
  • AMD HD3D
  • AMD Eyefinity 2.0
  • AMD CrossfireX Technology
  • AMD PowerPlay Technology
  • AMD PowerTune Technology
  • AMD ZeroCore Power Technology
  • AMD Accelerated Parallel Processing (APP) Technology
  • Bitstreaming Audio
  • Discrete Digital Multi-Point Audio
  • Enhance Quality Anti Aliasing
  • Universal Video Decoder 3.0
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-Link DVI
  • HDMI 1.4a
  • Display Port 1.2
Sumber: http://www.jagatreview.com/2012/04/review-vga-gigabyte-gv-r777oc-1gd-lebih-kencang-dan-dingin/

Rabu, 22 Februari 2012

Kualitas Gambar Antara NVDIA VS ATI

Di mata para gamer hanya ada 2 produsen chip grafis yang mereka lirik, yaitu Nvidia dan ATI. Baik Nvidia maupun ATI memiliki penggemarnya sendiri. Para fans ATI selalu menganggap bahwa kualitas gambar yang dihasilkan videocard ATI lebih baik dibanding Nvidia. Sedangkan di kubu Nvidia, penggemarnya menyatakan sebaliknya. Betulkah kualitas gambar videocard ATI saat ini lebih baik daripada Nvidia? Simak perbandingan detail berikut ini....
Anggapan mengenai lebih buruknya kualitas gambar videocard Nvidia sebenarnya muncul di tahun 2003, tepatnya ketika Nvidia meluncurkan seri Geforce FX seri 5000 yang notabene sebuah blunder fatal yang tercatat sebagai sejarah hitam di perjalanan karir Nvidia. Buruknya kinerja Geforce FX saat itu membuat Nvidia melakukan trik untuk meningkatkan kinerja dengan menurunkan kualitas gambar. Hal ini justru semakin memperburuk reputasi mereka dan membuka peluang bagi ATI untuk merebut singgasana. Saat itu chip grafis andalan ATI yaitu Radeon seri 9000 terbukti mampu mengalahkan Geforce FX dalam kinerja maupun performa. Di saat itulah anggapan bahwa kualitas gambar videocar ATI lebih baik daripada Nvidia mulai tertanam di hati sanubari para gamer.
Namun kini 3 tahun telah berlalu, dan Nvidia telah melewati mimpi buruknya. Dimulai dari peluncuran Geforce seri 6000 yang membanggakan Shader Model 3, Nvidia mulai berusaha mengalahkan ATI dalam hal kualitas gambar. Di era 2005, Geforce seri 6000 mampu menoreh keunggulan dalam hal dukungan Shader Model 3 dibanding ATI X300/700/800 yang saat itu belum mensupport fitur tersebut.
Sadar akan kelemahan terserbut, di tahun 2006 ATI akhirnya juga memberikan dukungan Shader Model 3 di seri X1000 mereka, sehingga potensi bagi videocard Nvidia dan ATI untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik kini sama.
Menyadari hal itu, Nvidia sebagai produsen chip grafis no. 1 tentu tak mau tinggal diam. Serangkaian cara mereka lakukan untuk lebih unggul dibanding ATI. Bila di era 2003 mereka melakukan trik penurunan kualitas gambar yang berujung menjadi sebuah blunder fatal, kini mereka mencari cara lain yang lebih cerdas untuk mengalahkan kualitas gambar videocard ATI. Cara tersebut adalah dengan berkonspirasi bersama para game developer untuk menjatuhkan ATI.
Sebagai produsen chip grafis no.1, Nvidia memiliki segudang uang untuk diselipkan di celah-celah kantong para programmer & game developer. Dengan begitu game buatan mereka akan berpihak ke kubu Nvidia. Atau dengan kata lain kualitas gambar game tersebut akan menjadi lebih buruk bila dijalankan pada videocard ATI.
Nvidia cukup serius dalam menjalankan strategi konspirasi ini. Bahkan mereka mempropagandakan strategi ini sebagai TWIMTBP (The Way It's Meant To Be Played).
Bila sebuah game menyandang logo TWIMTBP, berarti game tersebut dibuat dengan campur tangan Nvidia di dalamnya, dan sudah dipastikan kualitas gambar / kinerja terbaik hanya akan didapat bila menggunakan videocard Nvidia. Secara logika saja, tentu mustahil bila sebuah game yang disponsori Nvidia ternyata tampilannya sama baiknya bila menggunakan ATI.
Para fans ATI sering berdalih bahwa masalah kompatbilitas/kualitas gambar pada beberapa game adalah masalah driver yang dapat dihilangkan dengan update driver ATI Catalyst, mereka tak menyadari bahwa problem tersebut sebenarnya adalah problem yang berasal dari gamenya dan sengaja dibuat oleh game developernya bagi pengguna ATI. Jadi update driver ATI tidak akan memperbaiki problem tersebut.
Tampaknya strategi konspirasi ini dianggap cukup berhasil oleh Nvidia, sehingga mereka kian hari kian agresif dalam merangkul para game developer. Hingga saat ini, nyaris 90% game yang beredar di pasaran dibuat dengan campur tangan Nvidia di dalamnya. Untuk melihat game-game apa saja itu dapat dilihat di situs www.nzone.com
Untuk membuktikan perbedaan tampilan kualitas gambar antara videocard Nvidia dan ATI, berikut ini dilakukan berbagai perbandingan kualitas gambar secara detail dengan menggunakan beberapa game populer.
redball.gif (916 bytes)UJI PERBANDINGAN
Perbandingan kualitas gambar dilakukan dengan menggunakan 6 macam game yang populer dan 1 macam aplikasi benchmark
1. Test kualitas gambar Need For Speed Most Wanted

2. Test kualitas gambar Serious Sam 2
3. Test kualitas gambar Tomb Raider Legend
4. Test kualitas gambar Splinter Cell Chaos Theory
5. Test kualitas gambar Splinter Cell Double Agent + video perbandingan kualitas gambar
6. Video perbandingan kualitas gambar Oblivion
7. Tes perbandingan fitur Shader Model 3 pada 3DMark 06

IN-GAME SETTING:
Setting fitur & kualitas di semua game diatas diatur ke tingkat detail paling maximal dengan resolusi 1024x768.
Anisotropic filtering diatur ke tingkat tertinggi dan FSAA diaktifkan bila memungkinkan.

TESTING PLATFORM:
Videocard:
   - NVIDIA : Geforce 7600GT, 7900GS, 7900GT
   - ATI : Radeon X1950 Pro, X1900XT
CPU:
   - Intel Core2 Duo E6400 (2.13GHz) overclocked @ 3.2GHz   FSB400 (FSB1600 QPB)
CPU Cooler :
   - Thermaltake Waterblock W0010 + custom cooling tower
Motherboard
   ASUS P5B Deluxe WiFi AP (intel P965)
Memory :
   - 2 X 512MB Kingston "Hynix" DDR2 533 @ DDR800 (4-4-4-12)
Harddisk: 80GB Seagate Barracuda 7200.9 SATA2
PSU: SilverStone 400W dual-rail
Driver:
   Nvidia Forceware 91.47
   ATI Catalyst 6.11
Windows XP Professional SP2
DirectX 9c June06


TEST 1: Need For Speed Most Wanted
Hinga detik ini, NFS Most Wanted masih merupakan game racing dengan tampilan terbaik. Bahkan tampilannya masih lebih baik daripada NFS Carbon yang baru saja dirilis. Sekalipun NFS Most Wanted tidak menyandang logo Nvidia, tapi sepertinya developer & publisher game ini, Electronic Arts, sempat merasakan nikmatnya makan malam bersama Nvidia.
Sajian anggur dan wanita cantik yang disuguhkan Nvidia mampu membuat para programmer Most Wanted rela memberikan tampilan terbaik game ini hanya untuk pengguna videcard Nvidia saja.
Bila anda pernah mendengar keluhan beberapa gamer mengenai tampilan yang terlalu silau di Most Wanted, maka dapat dipastikan bahwa gamer tersebut menggunakan videocard ATI. Karena memang itulah kado bencana yang khusus diberikan bagi fans ATI.
Pada videocard ATI, akan terjadi kesalahan implementasi HDR/Bloom, yang mengakibatkan gambar terlalu terang, sekalipun fitur overbright dimatikan. Dengan keadaan ini banyak objek akan kehilangan detail, dan konyolnya lagi gedung-gedung masih tampak menyilaukan sekalipun di kondisi senja hari.
Untuk lebih jelasnya lihat perbandingan tampilan screenshot di bawah ini...
Need For Speed Most Wanted  (v1.3)
Daylight (siang)

Detail objek gedung dan tekstur bukit dengan menggunakan videocard Nvidia terlihat jelas. Sedangkan pada videcard ATI, cahaya silau membuat gedung nyaris tak terlihat yang diakibatkan karena error dalam implementasi HDR/bloom effect. Bahkan tekstur bukit hanya terlihat sebagai warna kuning silau saja.

P
ada videocard Nvidia, detail kaca jendela pada gedung pencakar langit masih terlihat meski kacanya memantulkan cahaya matahari. Sedangkan pada videcard ATI, pantulan cahaya matahari terlalu ekstrim sehinga membuat gedung kehilangan detailnya.

Dengan menggunkaan videocard Nvidia, dinding gedung-gedung beton merefleksikan pantulan cahaya secara normal, sedangkan pada videocard ATI, dinding gedung-gedung beton seolah bersifat seperti kaca yang merefleksikan pantulan cahaya secara ekstrim, akibatnya objek jadi kehilangan detail.

Pada videocard Nvidia ujung jalan masih terlihat jelas, sedangkan pada videocard ATI ujung jalan seringkali tak terlihat karena tersapu silaunya cahaya. Hal inilah yang seringkali dikeluhkan para gamer yang menggunakan videocard ATI, karena kondisi silau ini membuat tikungan di ujung jalan jadi tak terlihat jelas sehingga membuat game lebih susah dimainkan.
Evening (senja)

Tampilan pada videocard ATI bertambah parah dan tidak realistis pada kondisi senja. Gedung-gedung terlihat bersinar menyilaukan sekalipun di langit minim cahaya matahari. Sedangkan pada videcard Nvidia, refleksi cahaya yang terpantul di gedung-gedung terlihat natural dan serasi dengan nuansa atmosfir sekitar.

Sama seperti contoh gambar sebelumnya, pada videocard Nvidia detail gedung terlihat jelas dan pantulan cahayanya di senja hari terlihat natural, sedangkan pada videocard ATI, gedung-gedung menjadi terlihat aneh dengan cahayanya yang menyilaukan, seolah seperti suasana di planet lain.


Refleksi cahaya senja pada kaca gedung terlihat natural pada videocard Nvidia, sedangkan pada videocard ATI gedung-gedug terlihat seolah bersinar denngan refleksi cahaya yang menyilaukan, sehingga terkesan tidak realistis dan kontras dengan suasana atmosfir senja.

Pada videocard Nvidia objek-objek dinding beton di sisi kiri terlihat natural. Sedangkan pada videcard ATI, objek-objek dinding beton yang seharusnya tidak bersifat reflektif menjkadi terlihat terang menyilaukan secara ekstrim, membuat suasana menjadi serasa di arena sirkus.
sumber:http://www.reviewland.com/hardware-vgaiq.htm

Selasa, 21 Februari 2012

AMD Radeon™ HD 7500M and HD 7600M Series Graphics

AMD adalah desain semikonduktor inovator terkemuka era berikutnya dari pengalaman hidup digital dengan terobosan Unit Pengolahan Dipercepat nya AMD (APUS)  kekuatan berbagai perangkat komputasi. Server AMD produk komputasi difokuskan pada mengemudi industri terkemuka komputasi awan dan virtualisasi lingkungan. Unggul AMD grafis teknologi ditemukan di berbagai solusi mulai dari permainan, PC konsol untuk superkomputer.

Tak dapat disaingi: Nikmati produktivitas yang unggul dan pengalaman hiburan dengan teknologi Percepatan App AMD. AMD teknologi Percepatan App menggunakan kemampuan pengolahan dari GPU untuk mempercepat tugas sehari-hari dan memungkinkan HD experience2 Brilliant

Didefinisikan ulang: Dengan fitur manajemen daya tingkat lanjut dari AMD Radeon ™ HD 7500M dan HD 7600M Anda dapat memiliki yang terbaik dari dua dunia: grafis brilian dan baterai besar life3, 5

Disempurnakan: DirectX ® 11 grafis yang menakjubkan pada AMD Radeon ™ HD 7500M dan HD 7600M. Dapatkan kinerja luar biasa dan mendapatkan tenggelam dalam tindakan dengan hidup seperti lingkungan dan efek yang menawarkan realisme yang luar biasa untuk pengalaman gaming.



Spesifikasi: 

AMD Radeon™ HD 7500M and HD 7600M Series GPU Feature Summary

  • TeraScale 2 Unified Processing Architecture
    • 480 Stream Processing Units
    • 24 Texture Units
    • 32 Z/Stencil ROP Units
    • 8 Color ROP Units
  • GDDR5 memory interface
  • PCI Express 2.1 x16 bus interface
  • DirectX® 11 Evolved technology
    • DirectX® 11 support
      • Shader Model 5.0
      • DirectCompute 11
      • Programmable hardware tessellation unit
      • Accelerated multi-threading
      • HDR texture compression
      • Order-independent transparency
    • OpenGL 4.2 support
    • Image quality enhancement technology
      • Up to 24x multi-sample and super-sample anti-aliasing modes
      • Adaptive anti-aliasing
      • Morphological anti-aliasing (MLAA)
      • 16x angle independent anisotropic texture filtering
      • 128-bit floating point HDR rendering
  • AMD Eyefinity multi-display technology1
    • Support for up to 6 simultaneous displays
      • Independent resolutions, refresh rates, color controls, and video overlays
    • Display grouping
      • Combine multiple displays to behave like a single large display
  • AMD Radeon™ Dual Graphics technology capable (AMD Platforms Only)
    • AMD CrossFire™ multi-GPU technology
      • Dual GPU scaling
  • AMD App Acceleration2
    • OpenCL™ 1.1 support
    • DirectCompute 11
    • Accelerated video encoding, transcoding, and upscaling
    • UVD 3 dedicated video playback accelerator
      • MPEG-4 AVC/H.264
      • VC-1
      • MPEG-2 (SD & HD)
      • Multi-View Codec (MVC)10
      • MPEG-4 part 2 (DivX®, Xvid)
      • Adobe® Flash®11
  • Enhanced video quality features
    • Advanced post-processing and scaling
    • Dynamic contrast enhancement and color correction
    • Brighter whites processing (blue stretch)
    • Independent video gamma control
    • Dynamic video range control
  • Dual-stream HD (1080p) playback support
  • DXVA 1.0 & 2.0 support
  • AMD HD3D technology4
    • Stereoscopic 3D display/glasses support
    • Blu-ray 3D support10
    • Stereoscopic 3D gaming support
    • 3rd party Stereoscopic 3D middleware software support
  • Cutting-edge integrated display support
    • Dual-link DVI with HDCP
    • Max resolution: 2560x16001
  • DisplayPort 1.2
    • Max resolution: 2560x16001
    • Multi-Stream Transport
    • 21.6 Gbps bandwidth
    • High bit-rate audio
  • HDMI™ 1.4a with Stereoscopic 3D Frame Packing Format, Deep Color, xvYCC wide gamut support, and high bit-rate audio
    • Max resolution: 1920x120014
  • VGA
    • Max resolution: 2048x153614
  • Integrated HD audio controller
    • Output protected high bit rate 7.1 channel surround sound over HDMI™ or DisplayPort with no additional cables required
    • Supports AC-3, AAC, Dolby® TrueHD and DTS-HD Master Audio™ formats
  • AMD PowerPlay™ power management technology3
    • Dynamic power management with low power idle state
    • Ultra-low power state support for multi-GPU configurations
  • AMD Dynamic Switchable Graphics technology5
    • Seamlessly powers down GPU when not required, and powers up GPU when you need it
  • AMD Catalyst™ software and HD video configuration software
    • Unified graphics display drivers
      • Certified for Windows® 7, Windows Vista®, and Windows® XP
  • AMD Catalyst Control Center™
    • Software application and user interface for setup, configuration, and accessing special features of AMD Radeon™ products